Selasa, 20 Januari 2009

The spirit of sonship

Bagaimana dengan kehidupan tiap pribadi kita? Apakah kita terus bertumbuh dewasa baik secara rohani maupun jasmani?

Sudah brapa lama kita mengikuti Tuhan?Apakah kita mengalami esensi kekristenan?

Saat qt semakin bertumbuh sampai satu titik sudah bukan masanya lagi kita untuk dibina melainkan membina, tetapi ternyata yang Tuhan ingini dari hidup qt bukan cuma itu saja, melainkan lebih dari hal itu!

Apa yah yang Tuhan mau? Mank apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan buat kita? Mengapa ada Musa-Yosua, Elia-Elisa, Paulus-Timotius??? Apa maksud Tuhan dengan pribadi mereka? kalo dipikir2 status hubungan mereka yang terbentuk adalah bapa dengan anak, kalo ga percaya coba buka saja Alkitab anda dan baca.hehe.

Bapa dan anak roani tentunya.. Mengapa sih harus ada istilah itu? Saya percaya hal itu terjadi karena Allah ingin setiap anak-anak-Nya yang ada di bumi ini ga cuma mikir hal-hal supranatural saja tetapi juga mengalami perjumpaan dengan Kristus lewat pribadi manusia ato Physical touch.

Menurut buku dan pengajaran yang ada tentang fathering menegaskan hal ini lebih bersifat personal touch dan juga membuat hubungan yang sangat erat di antara bapa roani dan anak roani ( lebih dari sekedar mentoring).

Level menurut penulis the spirit of sonship adalah :

  1. Unbeliever = tidak percaya kpd Kristus
  2. Believer = org percaya
  3. member = anggota suatu organisasi gereja
  4. deciple = murid Kristus = pemuridan = mentoring
  5. son = anak roani
  6. heir = ahli waris roani

buktinya apa sih? coba kita lihat ke Elia.....

Ia punya banyak murid di dalam playanan kenabian, tetapi hanya sedikit orang yang menjadi anak-anaknya, dan dari mereka pun hanya ada 1 yang jadi ahli warisnya yaitu Elisa.

contoh lain.....

qt liat dari Tuhan Yesus aja gitu...

hehehehe

Ia punya 70 murid

dari 70 murid Ia punya 12 rasul

dari 12 rasul ada 3 rasul terdekat

dari 3 rasul terdekat hanya ada 1 rasul yang sangat spesial bagi Yesus.

Sekarang kita tarik garis persamaannya....

70 murid melambangkan pemuridan, hubungan yang terbentuk hanya guru dan murid saja, nothing spesial.

12 rasul melambangkan pembinaan/mentoring, hubungan yang terbentuk pembina dan anak bina, yah lumayan lah.

3 rasul yang terdekat melambangkan pembapaan, hubungan yang terbentuk bapa dengan anak.

1 rasul yang paling dekat melambangkan heir atau ahli waris roani. tetapi di sini melambangkan orang yang mempunyai hubungan lebih dengan bapa roaninya.

bgitu lah sodara, nangkep ga?kl ga y gpp sih

hehehe

Jika kita sudah mengerti tentang konsep ni, skarang kita coba liat apa yang harus dilakukan untuk seorang anak menemukan bapa roaninya dan demikian juga sebaliknya.....coba kita liat dari Elia ke Elisa

Elia diperintahkan oleh Tuhan untuk ke tempatnya Elisa dan di sana lah Elia menemukan heirnya tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa seorang bapak harus berdoa kpd Tuhan untuk mnt gar diperjumpakan dengan anak roaninya, dan gitu juga sebaliknya.hehehehe.

Apa yang bisa bapa roani berikan kepada anak roaninya? menurut buku the spirit of sonship adalah:

  1. Berkat
  2. Identitas
  3. Visi
  4. Inherritance (warisan)
  5. Purpose (Tujuan)

Seorang bapa tidak akan pernah risih kalau anaknya lebih dari pada dia, tetapi pemimpin akan risih jika bawahannya lebih dari dia. Apa yang terjadi dengan seorang anak saat ia ada sama bapa roaninya gt?

  1. Mempunyai DNA, dalam kasus ini DNA roani, saya percaya bahwa DNA roani itu lebih kuat dari pada DNA jasmani.hehe.
  2. Punya hak waris, terlebih lagi seorang heir. Yang sudah pasti seorang heir akan mempunyai banyak persamaan dengan bapanya.hehe.terkadang asik terkadang repot.hehe.hubungan yang terbentuk pun lebih dekat lagi dari pada anak roani biasa dengan bapa roaninya.
  3. Yang diterima sudah pasti adalah warisan bukan upah

Semakin dekat seorang anak / heir dengan bapa roaninya pasti akan semakin serupa, sama seperti semakin dkat kita dengan Kristus pasti kita akan semakin serupa dengan Dia.

yang menghalangi seorang anak untuk bisa seperti bapanya adalah :

  1. Anak yang masih mau nah menuntut
  2. Tidak menghargai seorang bapa sebagai sumber
  3. Tidak punya waktu yang berkualitas dengan bapa, makanya harus spend time.......
  4. Kepaitan terhadap bapa dunianya, wah ini yang harus diobati dan dipulihkan, para bapa roani harusnya lebih kerja keras, sama seperti saya.hehehe. Dan anak roani harus berdamai terlebih dahulu dengan bapa jasmaninya.....

Yang harus dilakukan seorang anak terhadap bapanya:

  1. Punyai hubungan yang dekat
  2. Punyai waktu yang berkualitas, spend time
  3. Menangkap dan mewujudkan rencana bapanya.
  4. Mengasihi bapanya dengan hati yang tulus, hanya ingin hidup bapanya tidak hanya karunia ataupun talenta ataupun yang lainnya.
  5. punya hati yang pulih terhadap bapanya

Fungsi dari pembapaan adalah mengembalikan fungsi Elia, yaitu agar hati bapa-bapa kembali kepada anak-anak dan hati anak-anak kembali kepada bapa-bapa.

Ketika terjalin hubungan batin dan ikatan roani antara seorang bapa dengan anaknya, maka sudah bisa dipastikan seorang bapa akan sangat mengasihi anaknya tersebut dan gitu juga sebaliknya, sehingga tidak mungkin bapa bisa marah dan benci anaknya, gitu pun sebaliknya.

Bahkan hati bapa ada di dalam hati anak dan hati anak ada di dalam diri bapa, sehingga tidak ada hal yang bisa disembunyikan dari ke-2 pihak. Serta akan adanya perubahan yang terjadi baik itu secara duniawi, maupun secara roani. Serta sudah pasti akan meningkatkan kualitas kerohanian sang anak.

Ada proses di mana bapa dan anak ( heir) diproses sama Tuhan untuk mengalami berbagai hal bersamaan dengan tujuannya hanya 1 hal, yaitu memperkuat ikatan batin dan roaninya, serta semakin mempererat rasa kasih.

saya harap setiap bapa bisa menemukan anak roaninya, kususnya ahli warisnya dan bgitu juga sebaliknya......

bahkan saya sangat menyarankan agar para bapa menemukan heir-nya masing2.hehe. Jika anda seorang bapa yang tidak pernah dibapai jangan cemas ada Tuhan yang sll menjadi bapa atas hidup kita..btul?

haleluyah....

cu diperenungan selanjutnya.....TYma(~,^)

Bagaimana dengan kehidupan tiap pribadi kita? Apakah kita terus bertumbuh dewasa baik secara rohani maupun jasmani?

Sudah brapa lama kita mengikuti Tuhan?Apakah kita mengalami esensi kekristenan?

Saat qt semakin bertumbuh sampai satu titik sudah bukan masanya lagi kita untuk dibina melainkan membina, tetapi ternyata yang Tuhan ingini dari hidup qt bukan cuma itu saja, melainkan lebih dari hal itu!

Apa yah yang Tuhan mau? Mank apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan buat kita? Mengapa ada Musa-Yosua, Elia-Elisa, Paulus-Timotius??? Apa maksud Tuhan dengan pribadi mereka? kalo dipikir2 status hubungan mereka yang terbentuk adalah bapa dengan anak, kalo ga percaya coba buka saja Alkitab anda dan baca.hehe.

Bapa dan anak roani tentunya.. Mengapa sih harus ada istilah itu? Saya percaya hal itu terjadi karena Allah ingin setiap anak-anak-Nya yang ada di bumi ini ga cuma mikir hal-hal supranatural saja tetapi juga mengalami perjumpaan dengan Kristus lewat pribadi manusia ato Physical touch.

Menurut buku dan pengajaran yang ada tentang fathering menegaskan hal ini lebih bersifat personal touch dan juga membuat hubungan yang sangat erat di antara bapa roani dan anak roani ( lebih dari sekedar mentoring).

Level menurut penulis the spirit of sonship adalah :

  1. Unbeliever = tidak percaya kpd Kristus
  2. Believer = org percaya
  3. member = anggota suatu organisasi gereja
  4. deciple = murid Kristus = pemuridan = mentoring
  5. son = anak roani
  6. heir = ahli waris roani

buktinya apa sih? coba kita lihat ke Elia.....

Ia punya banyak murid di dalam playanan kenabian, tetapi hanya sedikit orang yang menjadi anak-anaknya, dan dari mereka pun hanya ada 1 yang jadi ahli warisnya yaitu Elisa.

contoh lain.....

qt liat dari Tuhan Yesus aja gitu...

hehehehe

Ia punya 70 murid

dari 70 murid Ia punya 12 rasul

dari 12 rasul ada 3 rasul terdekat

dari 3 rasul terdekat hanya ada 1 rasul yang sangat spesial bagi Yesus.

Sekarang kita tarik garis persamaannya....

70 murid melambangkan pemuridan, hubungan yang terbentuk hanya guru dan murid saja, nothing spesial.

12 rasul melambangkan pembinaan/mentoring, hubungan yang terbentuk pembina dan anak bina, yah lumayan lah.

3 rasul yang terdekat melambangkan pembapaan, hubungan yang terbentuk bapa dengan anak.

1 rasul yang paling dekat melambangkan heir atau ahli waris roani. tetapi di sini melambangkan orang yang mempunyai hubungan lebih dengan bapa roaninya.

bgitu lah sodara, nangkep ga?kl ga y gpp sih

hehehe

Jika kita sudah mengerti tentang konsep ni, skarang kita coba liat apa yang harus dilakukan untuk seorang anak menemukan bapa roaninya dan demikian juga sebaliknya.....coba kita liat dari Elia ke Elisa

Elia diperintahkan oleh Tuhan untuk ke tempatnya Elisa dan di sana lah Elia menemukan heirnya tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa seorang bapak harus berdoa kpd Tuhan untuk mnt gar diperjumpakan dengan anak roaninya, dan gitu juga sebaliknya.hehehehe.

Apa yang bisa bapa roani berikan kepada anak roaninya? menurut buku the spirit of sonship adalah:

  1. Berkat
  2. Identitas
  3. Visi
  4. Inherritance (warisan)
  5. Purpose (Tujuan)

Seorang bapa tidak akan pernah risih kalau anaknya lebih dari pada dia, tetapi pemimpin akan risih jika bawahannya lebih dari dia. Apa yang terjadi dengan seorang anak saat ia ada sama bapa roaninya gt?

  1. Mempunyai DNA, dalam kasus ini DNA roani, saya percaya bahwa DNA roani itu lebih kuat dari pada DNA jasmani.hehe.
  2. Punya hak waris, terlebih lagi seorang heir. Yang sudah pasti seorang heir akan mempunyai banyak persamaan dengan bapanya.hehe.terkadang asik terkadang repot.hehe.hubungan yang terbentuk pun lebih dekat lagi dari pada anak roani biasa dengan bapa roaninya.
  3. Yang diterima sudah pasti adalah warisan bukan upah

Semakin dekat seorang anak / heir dengan bapa roaninya pasti akan semakin serupa, sama seperti semakin dkat kita dengan Kristus pasti kita akan semakin serupa dengan Dia.

yang menghalangi seorang anak untuk bisa seperti bapanya adalah :

  1. Anak yang masih mau nah menuntut
  2. Tidak menghargai seorang bapa sebagai sumber
  3. Tidak punya waktu yang berkualitas dengan bapa, makanya harus spend time.......
  4. Kepaitan terhadap bapa dunianya, wah ini yang harus diobati dan dipulihkan, para bapa roani harusnya lebih kerja keras, sama seperti saya.hehehe. Dan anak roani harus berdamai terlebih dahulu dengan bapa jasmaninya.....

Yang harus dilakukan seorang anak terhadap bapanya:

  1. Punyai hubungan yang dekat
  2. Punyai waktu yang berkualitas, spend time
  3. Menangkap dan mewujudkan rencana bapanya.
  4. Mengasihi bapanya dengan hati yang tulus, hanya ingin hidup bapanya tidak hanya karunia ataupun talenta ataupun yang lainnya.
  5. punya hati yang pulih terhadap bapanya

Fungsi dari pembapaan adalah mengembalikan fungsi Elia, yaitu agar hati bapa-bapa kembali kepada anak-anak dan hati anak-anak kembali kepada bapa-bapa.

Ketika terjalin hubungan batin dan ikatan roani antara seorang bapa dengan anaknya, maka sudah bisa dipastikan seorang bapa akan sangat mengasihi anaknya tersebut dan gitu juga sebaliknya, sehingga tidak mungkin bapa bisa marah dan benci anaknya, gitu pun sebaliknya.

Bahkan hati bapa ada di dalam hati anak dan hati anak ada di dalam diri bapa, sehingga tidak ada hal yang bisa disembunyikan dari ke-2 pihak. Serta akan adanya perubahan yang terjadi baik itu secara duniawi, maupun secara roani. Serta sudah pasti akan meningkatkan kualitas kerohanian sang anak.

Ada proses di mana bapa dan anak ( heir) diproses sama Tuhan untuk mengalami berbagai hal bersamaan dengan tujuannya hanya 1 hal, yaitu memperkuat ikatan batin dan roaninya, serta semakin mempererat rasa kasih.

saya harap setiap bapa bisa menemukan anak roaninya, kususnya ahli warisnya dan bgitu juga sebaliknya......

bahkan saya sangat menyarankan agar para bapa menemukan heir-nya masing2.hehe. Jika anda seorang bapa yang tidak pernah dibapai jangan cemas ada Tuhan yang sll menjadi bapa atas hidup kita..btul?

haleluyah....

cu diperenungan selanjutnya.....TYma(~,^)


| bisnis online |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar