Kamis, 25 Februari 2010

Turut berduka cita atas meninggalnya Rev. Oral Roberts

Semua org pernah jatuh, demikian juga untuk beliau. Hidupnya penuh dengan kontroversi, tetapi perjuangannya untuk menunjukkan kemuliaan Tuhan ga pernah pudar. Ia adalah bapak dari penginjilan dg televisi (televangelist). Ia tetap meletakan dasar iman buat org Kristen sekalipun ada beberapa kenyataan yang membuat orang kecewa, seperti kejatuhan dalam uang dan memaksa orang tuk meminjamkan uang.

Perjuagan selama ia hidup lebih banyak ketimbang kejatuhannya, sehingga sangat ga pantas kalau kita bilang yg macam2, apa lagi beliau udah gada. Ia mencoba mengembangkan semangat anak muda untuk TUHAN, sampai Ia mendirikan ORU (Oral Roberts University). Ia hidup selama 91 tahun dan berpengaruh dlm cara penginjilan. Hal itulah yang seharusnya kita hargai. 

Ia sll berusaha untuk melayani orang2 dan menunjukkann kemuliaan Tuhan dengan merekam setiap mujizat yang terjadi. Buat ku pengorbanan dalam hidupnya lah yang terpenting dan semangat mengabarkan injil adalah warisan yang utama, sekalipun kisah hidupnya ada noda. Ibarat kertas putih yang bersih, tetapi ketika kita kasih titik kcil dengan pen di tengahnya , maka kertas itupun bernoda.

Sekali lagi  kami ucapkan "SELAMAT JALAN HAI PAHLAWAN IMAN, REV. ORAL ROBERTS"

sekarang saatnya kita berjuang  melanjutkan perjuangannya, semoga jubah penginjilan dan pengajaran yang ia kenakan telah ia impartasikan kepada heir-nya.amen.
 
Semua org pernah jatuh, demikian juga untuk beliau. Hidupnya penuh dengan kontroversi, tetapi perjuangannya untuk menunjukkan kemuliaan Tuhan ga pernah pudar. Ia adalah bapak dari penginjilan dg televisi (televangelist). Ia tetap meletakan dasar iman buat org Kristen sekalipun ada beberapa kenyataan yang membuat orang kecewa, seperti kejatuhan dalam uang dan memaksa orang tuk meminjamkan uang.

Perjuagan selama ia hidup lebih banyak ketimbang kejatuhannya, sehingga sangat ga pantas kalau kita bilang yg macam2, apa lagi beliau udah gada. Ia mencoba mengembangkan semangat anak muda untuk TUHAN, sampai Ia mendirikan ORU (Oral Roberts University). Ia hidup selama 91 tahun dan berpengaruh dlm cara penginjilan. Hal itulah yang seharusnya kita hargai. 

Ia sll berusaha untuk melayani orang2 dan menunjukkann kemuliaan Tuhan dengan merekam setiap mujizat yang terjadi. Buat ku pengorbanan dalam hidupnya lah yang terpenting dan semangat mengabarkan injil adalah warisan yang utama, sekalipun kisah hidupnya ada noda. Ibarat kertas putih yang bersih, tetapi ketika kita kasih titik kcil dengan pen di tengahnya , maka kertas itupun bernoda.

Sekali lagi  kami ucapkan "SELAMAT JALAN HAI PAHLAWAN IMAN, REV. ORAL ROBERTS"

sekarang saatnya kita berjuang  melanjutkan perjuangannya, semoga jubah penginjilan dan pengajaran yang ia kenakan telah ia impartasikan kepada heir-nya.amen.
 

| bisnis online |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar