Minggu, 03 Oktober 2010

Makna Tahun Baru Israel (Rosh hashanah) 5771 "Aleph Ayin"


Pada tanggal 8 September 2010 kemarin adalah pergantian tahun Yahudi dari 5770 menjadi 5771. Menandai resmi awal tahun dikenal sebagai aleph Ayin ( ayeen awlef ) . Aksara Ibrani nomor ganda, sebagai karakter masing-masing memberi nilai numerik . Karena setiap karakter bahasa Ibrani memiliki arti gambar juga, ada lapisan kekayaan untuk setiap huruf / angka. Tanggal juga melukis gambar , menampilkan desain Pencipta untuk itu tahun tertentu . Aleph Ayin adalah bahasa Ibrani untuk "71 " . Tahun lalu adalah tahun 5770 , serta Tahun Ayin . Ayin berarti nomor " 70 " dan aleph nomor " 1 " . Segala sesuatu yang ditulis tentang Tahun Ayin membawa lebih dari tahun lalu dan tetap relevan sepanjang seluruh dekade " 5770 "atau dalam kalender barat 2010 's . Sebelum kita menambahkan wahyu yang akan diperoleh dari angka / huruf aleph , mari kita rekap arti Ayin .

AYIN


 Malam dekade ry memiliki tema menyeluruh Ayin " 70 " yang memiliki makna yang menentukan tahap selama 9 tahun mendatang 2011 akan dikenal sebagai aleph Ayin , 2012 sebagai taruhan Ayin , 2013 sebagai gimel Ayin dan sebagainya . Kata " Ayin "berarti - mata, untuk melihat , dan dengan perluasan , untuk memahami dan mematuhi . Hal ini juga berarti " Takdir Ilahi " Ayin ini . digambarkan memiliki 2 mata - pilihan menggunakan baik atau jahat untuk melihat hal - optimisme atau pesimisme . Ayin adalah surat diam . ( Tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris ) itu melihat , tetapi tidak berbicara ; mewakili kerendahan hati itu Ayin nama juga bisa berarti " mata "atau " pancuran air " , air mancur kebijaksanaan dan kemampuan . untuk melihat kebijaksanaan . Ada banyak penekanan pada tahun 2010 atau 5770 pada budidaya wawasan kenabian . Di antara mereka yang tumbuh di mata kenabian dan ucapan , beberapa orang lain pesimistis melihat optimis Mata gereja mulai dibuka pada tahun 2010 . dan proses yang akan terus di sepanjang dekade . Setiap tahun berikutnya akan membawa pencerahan kepada mata gereja di arena baru. Pada tahun 5771 , mata akan terbuka untuk aleph itu . Untuk informasi lebih lanjut tentang Ayin, check out di http://prayerbeacon.blogspot.com/2009/09/new-wells-in-year-of-ayin.html .

ALEPH


Aleph adalah huruf pertama dan “bapa” dari aleph-bet (alfabet Ibrani). Huruf ini adalah simbol dari lembu yang mewakili kekuatan dan pemimpin. Kata “tuan” dan “majikan” adalah turunan dari aleph. Seperti ayin, aleph adalah huruf hening. Huruf ini melambangkan hembusan nafas Allah dan misteri keesaan Allah. Seperti yang terlukis pada gambar di atas, aleph memiliki 2 “yods” atau ”lengan” – satu terletak di atas dan satu di bawah. Lengan-lengan ini terhubung di tengah oleh suatu “vav” atau “kaitan” diagonal yang mewakili kerendahan hati. Lengan di atas menjangkau dunia surgawi – dan lengan di bawah menuju dunia nyata. “Kerendahan hati” yang menghubungkan dua dunia adalah Kristus, yang menghubungkan jurang yang ada. Kini, kita sebagai bagian dari TubuhNya, dengah rendah hati menghubungkan surga ke bumi. Harapkan realitas surgawi untuk menembus bumi lagi, saat kita menempatkan diri kita berada di antaranya.
Yesus menyebut diriNya sebagai aleph dan tav ( Alva dan Omega) dalam Why. 22:13 . Gematria lengkap bagi aleph adalah 111, mewakili Ketuhanan yang trinitas. Ada 3 bagian penting bagi aleph, namun nilainya tetaplah satu. Angka dari nama Allah yang dimulai dari aleph termasuk: el, elohim, adonai, eloha, dan lainnya. Angka 111 dari aleph juga berbicara hal profetik. 1+1+1 berbicara tentang Firman Allah bagi umatNya selama waktu ayin atau ”melihat”. Yer. 1:11 berkata, “Firman Tuhan datang kepadaku, bunyinya: ‘Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?’” Harapkan agar penglihatan-penglihatan muncul di tahun 2011.
Karena aleph adalah lembu, mari selidiki pentingnya lembu. Seekor lembu adalah hewan yang paling berharga yang dapat dimiliki oleh orang Israel. Lembu adalah hewan pengangkut beban yang membawa pertambahan besar-besaran bagi pemiliknya. Ams. 14:4 berkata, “Kalau tidak ada lembu, juga tidak gandum, tetapi dengan kekuatan lembu datanglah hasil yang berlimpah.” Lembu berbicara tentang kemampuan dan semangat yang diperlukan untuk membangun, mendirikan dan mengalami kelimpahan. Hasrat dan kekuatan akan dibangkitkan di antara orang-orang kudus untuk memiliki dan mengusahakan ladang. Akhirnya, manusia, lembu, singa dan rajawali mewakili 4 Rasul yang menulis Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Kitab Lukas disimbolkan oleh lembu yang menggambarkan Yesus sebagai korban persembahan yang paling berharga bagi penebusan kita. Sesungguhnya, nama Lukas berarti pemberi terang. Nantikan pewahyuan besar-besaran yang akan muncul dari kitab Lukas pada bulan-bulan mendatang.

Makna utama dari angka “71″adalah “kegenapan – melo” dan “merpati – yonah.” Dalam Bil. 11:16 dikatakan, “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Kumpulkanlah di hadapanKu dari antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang, yang kauketahui menjadi tua-tua bangsa dan pengatur pasukannya, kemudian bawalah mereka ke Kemah Pertemuan, supaya mereka berdiri di sana bersama-sama dengan engkau. Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memiluk tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah engkau seorang diri memikulnya.”
Roh Allah berdiam atas Musa dan ketujuh puluh tua-tua, menghasilkan angka “71″ yang terbungkus oleh Roh. Orang-orang kudus akan sampai di tempat pemisahan bagi Allah dan kedewasaan bagi kepemimpinan. Akan terjadi pelipatgandaan Roh Allah atas mereka yang terlibat dalam kepemimpinan umatNya.

Kesimpulan

Penglihatan profetik akan turun bagi gereja yang memperlengkapi orang-orang kudusnya untuk membangun dan mendirikan. Bisnis dan pelayanan akan disadarkan oleh hembusan nafas ilahi yang menginspirasi munculnya strategi-strategi baru. Hadirat Allah akan kian meningkat di antara umatNya. Saat tav terhubung dengan yods, akan ada waktu-waktu dimana surga menyerbu bumi saat kita memandang Tuan kita. Pertemuan-pertemuan ini akan menghasilkan kekuatan yang dibutuhkan untuk membajak dan mengalami kesuburan di masa-masa kelaparan dan pengujian besar-besaran di bumi. Saya lanjutkan dengan Kej. 26:12, “Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat,; sebab ia diberkati TUHAN.” Lembu yang sama yang membawa pertambahan juga akan menuntut pemeliharaan. Kandang harus dibersihkan. Para gembala, bersiaplah untuk menyadari pelanggaran-pelanggaran yang muncul saat lembu sedang beristirahat. Janganlah mengasihi seseorang lebih dibanding yang lainnya, namun berikanlah perawatan yang dibutuhkan setiap lembu untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Ini akan menjadi suatu musim untuk memasang kuk bersama-sama. Perkatakan kesatuan di dalam rumah anda saat lembu-lembu dipasangi kuk dari Kristus. Bersukacitalah, karena tahun ini akan menjadi jawaban bagi doa-doa yang anda naikkan selama tahun 2010. Saya menemukan keterangan yang indah ini pada Jewish Action Magazine online:
Akhirnya, huruf Ibrani bagi tahun 5771 – heh, tav, shin, ayin, aleph – dapat dipandang sebagai rashei tevot (suatu singkatan harafiah) di dalam doa kepada Allah: “Hashem, Tifros Shelomcha Aleinu , Amen – Tuhan, bentangkanlah damai sejahteramu atas kami,” dimana kita tambahkan dengan kata Amin yang bergema! Agar jadilah seturut dengan kehendakNya. Sumber: Phil Chernofsky is the educational director of the Seymour J. Abrams Orthodox Union Jerusalem World Center, and the editor of Torah Tidbits, its famed English-language weekly Tora. Tanpa sengaja, Strongs bagi angka 5771 adalah “avon”, yang berarti: asusila, bersalah, hukuman bagi asusila. Orang-orang benar akan menikmati pertumbuhan dan produktivitas yang besar, sementara orang-orang fasik akan menuai tuaian yang tidak menyenangkan. Bapa akan terus menyingkapkan kefasikan tersembunyi di dalam pemerintahan, bisnis, dll… Pembersihan ini akan membuka ladang-ladang bagi lembu-lembu orang-orang benar untuk membajak.
Sedangkan dalam hal profetik, artikel ini hanyalah gambaran atas apa yang tersedia bagi anda di tahun ini. Entah anda mempercayainya, memperkatakannya, dan mengalaminya, semuanya tergantung anda. Marilah kita bersama-sama bersepakat, di dalam iman.
'Bapa, kami mengharapkan penglihatan, kekuatan, kelimpahan dan hikmat yang besar untuk terjadi di hari-hari mendatang ini. Kiranya angin ilahiMu menyadarkan kami dan membawakan strategi-strategi surgawi kepada kami yang akan membawa hasil-hasil Kerajaan. Jauhkanlah timbangan daripada mata kami dan saat ini, ijinkanlah mata kami untuk melihat apa sebelumnya tidak dapat kami lihat, dari sudut pandang masa kini. Kami meyatakan kepada Kristus siapakah lembu (korban persembahan kami), dan aleph (pintu masuk kami) ke tempat-tempat surgawi. Dimuliakanlah Engkau dalam hidup kami bagi tahun ini dan selama-lamanya. Amin.'

Menurut Chuck Pierce:

"Learning the Bridle!
by Chuck Pierce on Thursday, September 9, 2010 at 11:18pm

As I shared on September 8, 2010, "We are entering a season of unbridled power." James 1:26 says, “If anyone thinks himself to be religious, and yet does not bridle his tongue but deceives his own heart, this man's religion is worthless." James 3:3 adds, "Now if we put the bits into the horses' mouths so that they may obey us, we direct their entire body as well."

I recently received the following from a good friend, John Moore, who has a ranch in the Dakota/Montana region. He shares, “I make no claims of being a master horseman, just a fair-to-middlin' badlands cowboy. But I know some real horsemen and a couple are on this email list. Yet, I do have a disagreement with those who are much more knowledgeable friends, and that is the matter of the bit.

For those of you who don't know, bits come in many forms, shapes, sizes and functions. Most trainers begin with an O-Ring Snaffle and progress slowly through a series of mouthpieces -- shanked snaffle, low-ported curb, grazing bit, and others -- until they find a bit the horse seems to adapt to best. Or they adapt a horse to the ultimate bit, a Spanish spade - of which there are several varieties. My horses havealways ‘told’ me that they hate bits, and yet, I have been required to use them as a training tool.

The Law is our early bit. It jerks our head around when we want to go our own way. In other words, the Law ‘plow-reins’ us. Gradually, we learn to respond to the Spirit and the Lord can ‘neck rein’ us. Instead of being forcibly pulled, we respond to a slight push. There are important spiritual lessons in this. Thehorse and horsemanship is an important message at this time.

Paul Keith Davis has been teaching all year on the spiritual messages found in the life of the great race horse, Secretariat. If you have not heard any of these messages I would invite you to go to whitedoveministries.org and buy the 2010 teachings from the School of the Spirit. Secretariat had an unusually large heart, yet this mountain of horseflesh, this veritable package of purpose and destiny, was controlled by an O-Ring snaffle.

Yet, I would say there is even a higher way. Recently -- and I am almost afraid to admit this to mycowboy friends -- I purchased a Bitless Bridle for my good young gelding, Simon. A Bitless Bridle is a new concept; it is not similar to a bosal or mechanical hackamore, and Simon, who has a very sensitive mouth, responds to it very well. As I said earlier, I am convinced horses hate bits, but the good ones learn to tolerate them. Bits, in many cases, are simply symbols of pride to the horseman and some cost a couple thousand dollars each.

Still, there is a higher way yet, and that is being ‘unbridled.’ (See Chuck Pierce quote above.) If we learn to allow the Spirit to control our mind and tongue then we change from being plow-reined to neck-reined. The more we respond to the slightest pressure of the Spirit the less necessary pressure becomes. When the ‘mouth’ is sanctified, the bit is no longer required and we move into a ‘bitless’ bridle because there is still need for control over our head (mind.) When our head (mind) is in synch with our Master then we are allowed to be ‘unbridled.’

Linda Guinn sent me this video link below, and surprisingly, two confirmations came. First, a magazine I occasionally write for has this horse woman on the cover this month and it sits on the desk here beside me. And second, Cathy Jones says she watched the Westfall performance below just recently. When two fine intercessors like Linda and Cathy are getting this ‘link’, then the Spirit is trying to say something!"

Sedangkan dari bu Iin Tjipto tahun Ayin Aleph ini pastinya berdasarkan Yesaya 41
yang kalo menurut saya maknanya adalah:
  1. Di tahun ini, kita harus hdp sesuai kebenaran karena ari situlah kkuatan kita tuk bertahan menghadapi smuanya
  2. Ketika Tuhan sudah memilih kita sejak dalam kanduangan bahkan sebelum dibentuk, maka Ia yang akan berperkara tuk menolong kita agar bisa bangkit dan menang dari sgala ktrikatan dan klmahan kita
  3. Tuhan akan membuat suatu perbedaan yang jelas antara org yang berkenan kepadanya dengan yang tidak berkenan
  4. Tuhan akan menunjukkan perbuatan tangan-Nya yang ajaib dan besar, sehingga seluruh orang bisa memuliakan Ia
  5. smua nubuat yang pernah trucap pastinya akan bersegera untuk terjadi
semoga bermanfaat dan mengalami kemerdekaan seutuhnya
Gbu

sumber:
http://www.armiko-diberkati.com/2010/09/tahun-5771-aleph-ayin.html
http://gbi-intercon.archipeddy.com/joy/ayin_aleph.html
http://www.facebook.com/profile.php?id=100001448293982&v=wall&story_fbid=161135857246350&po=1&ref=notif&notif_t=feed_comment#!/pages/Chuck-Pierce/100953092775?ref=ts 
Pada tanggal 8 September 2010 kemarin adalah pergantian tahun Yahudi dari 5770 menjadi 5771. Menandai resmi awal tahun dikenal sebagai aleph Ayin ( ayeen awlef ) . Aksara Ibrani nomor ganda, sebagai karakter masing-masing memberi nilai numerik . Karena setiap karakter bahasa Ibrani memiliki arti gambar juga, ada lapisan kekayaan untuk setiap huruf / angka. Tanggal juga melukis gambar , menampilkan desain Pencipta untuk itu tahun tertentu . Aleph Ayin adalah bahasa Ibrani untuk "71 " . Tahun lalu adalah tahun 5770 , serta Tahun Ayin . Ayin berarti nomor " 70 " dan aleph nomor " 1 " . Segala sesuatu yang ditulis tentang Tahun Ayin membawa lebih dari tahun lalu dan tetap relevan sepanjang seluruh dekade " 5770 "atau dalam kalender barat 2010 's . Sebelum kita menambahkan wahyu yang akan diperoleh dari angka / huruf aleph , mari kita rekap arti Ayin .

AYIN


 Malam dekade ry memiliki tema menyeluruh Ayin " 70 " yang memiliki makna yang menentukan tahap selama 9 tahun mendatang 2011 akan dikenal sebagai aleph Ayin , 2012 sebagai taruhan Ayin , 2013 sebagai gimel Ayin dan sebagainya . Kata " Ayin "berarti - mata, untuk melihat , dan dengan perluasan , untuk memahami dan mematuhi . Hal ini juga berarti " Takdir Ilahi " Ayin ini . digambarkan memiliki 2 mata - pilihan menggunakan baik atau jahat untuk melihat hal - optimisme atau pesimisme . Ayin adalah surat diam . ( Tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris ) itu melihat , tetapi tidak berbicara ; mewakili kerendahan hati itu Ayin nama juga bisa berarti " mata "atau " pancuran air " , air mancur kebijaksanaan dan kemampuan . untuk melihat kebijaksanaan . Ada banyak penekanan pada tahun 2010 atau 5770 pada budidaya wawasan kenabian . Di antara mereka yang tumbuh di mata kenabian dan ucapan , beberapa orang lain pesimistis melihat optimis Mata gereja mulai dibuka pada tahun 2010 . dan proses yang akan terus di sepanjang dekade . Setiap tahun berikutnya akan membawa pencerahan kepada mata gereja di arena baru. Pada tahun 5771 , mata akan terbuka untuk aleph itu . Untuk informasi lebih lanjut tentang Ayin, check out di http://prayerbeacon.blogspot.com/2009/09/new-wells-in-year-of-ayin.html .

ALEPH


Aleph adalah huruf pertama dan “bapa” dari aleph-bet (alfabet Ibrani). Huruf ini adalah simbol dari lembu yang mewakili kekuatan dan pemimpin. Kata “tuan” dan “majikan” adalah turunan dari aleph. Seperti ayin, aleph adalah huruf hening. Huruf ini melambangkan hembusan nafas Allah dan misteri keesaan Allah. Seperti yang terlukis pada gambar di atas, aleph memiliki 2 “yods” atau ”lengan” – satu terletak di atas dan satu di bawah. Lengan-lengan ini terhubung di tengah oleh suatu “vav” atau “kaitan” diagonal yang mewakili kerendahan hati. Lengan di atas menjangkau dunia surgawi – dan lengan di bawah menuju dunia nyata. “Kerendahan hati” yang menghubungkan dua dunia adalah Kristus, yang menghubungkan jurang yang ada. Kini, kita sebagai bagian dari TubuhNya, dengah rendah hati menghubungkan surga ke bumi. Harapkan realitas surgawi untuk menembus bumi lagi, saat kita menempatkan diri kita berada di antaranya.
Yesus menyebut diriNya sebagai aleph dan tav ( Alva dan Omega) dalam Why. 22:13 . Gematria lengkap bagi aleph adalah 111, mewakili Ketuhanan yang trinitas. Ada 3 bagian penting bagi aleph, namun nilainya tetaplah satu. Angka dari nama Allah yang dimulai dari aleph termasuk: el, elohim, adonai, eloha, dan lainnya. Angka 111 dari aleph juga berbicara hal profetik. 1+1+1 berbicara tentang Firman Allah bagi umatNya selama waktu ayin atau ”melihat”. Yer. 1:11 berkata, “Firman Tuhan datang kepadaku, bunyinya: ‘Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?’” Harapkan agar penglihatan-penglihatan muncul di tahun 2011.
Karena aleph adalah lembu, mari selidiki pentingnya lembu. Seekor lembu adalah hewan yang paling berharga yang dapat dimiliki oleh orang Israel. Lembu adalah hewan pengangkut beban yang membawa pertambahan besar-besaran bagi pemiliknya. Ams. 14:4 berkata, “Kalau tidak ada lembu, juga tidak gandum, tetapi dengan kekuatan lembu datanglah hasil yang berlimpah.” Lembu berbicara tentang kemampuan dan semangat yang diperlukan untuk membangun, mendirikan dan mengalami kelimpahan. Hasrat dan kekuatan akan dibangkitkan di antara orang-orang kudus untuk memiliki dan mengusahakan ladang. Akhirnya, manusia, lembu, singa dan rajawali mewakili 4 Rasul yang menulis Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Kitab Lukas disimbolkan oleh lembu yang menggambarkan Yesus sebagai korban persembahan yang paling berharga bagi penebusan kita. Sesungguhnya, nama Lukas berarti pemberi terang. Nantikan pewahyuan besar-besaran yang akan muncul dari kitab Lukas pada bulan-bulan mendatang.

Makna utama dari angka “71″adalah “kegenapan – melo” dan “merpati – yonah.” Dalam Bil. 11:16 dikatakan, “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Kumpulkanlah di hadapanKu dari antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang, yang kauketahui menjadi tua-tua bangsa dan pengatur pasukannya, kemudian bawalah mereka ke Kemah Pertemuan, supaya mereka berdiri di sana bersama-sama dengan engkau. Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memiluk tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah engkau seorang diri memikulnya.”
Roh Allah berdiam atas Musa dan ketujuh puluh tua-tua, menghasilkan angka “71″ yang terbungkus oleh Roh. Orang-orang kudus akan sampai di tempat pemisahan bagi Allah dan kedewasaan bagi kepemimpinan. Akan terjadi pelipatgandaan Roh Allah atas mereka yang terlibat dalam kepemimpinan umatNya.

Kesimpulan

Penglihatan profetik akan turun bagi gereja yang memperlengkapi orang-orang kudusnya untuk membangun dan mendirikan. Bisnis dan pelayanan akan disadarkan oleh hembusan nafas ilahi yang menginspirasi munculnya strategi-strategi baru. Hadirat Allah akan kian meningkat di antara umatNya. Saat tav terhubung dengan yods, akan ada waktu-waktu dimana surga menyerbu bumi saat kita memandang Tuan kita. Pertemuan-pertemuan ini akan menghasilkan kekuatan yang dibutuhkan untuk membajak dan mengalami kesuburan di masa-masa kelaparan dan pengujian besar-besaran di bumi. Saya lanjutkan dengan Kej. 26:12, “Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat,; sebab ia diberkati TUHAN.” Lembu yang sama yang membawa pertambahan juga akan menuntut pemeliharaan. Kandang harus dibersihkan. Para gembala, bersiaplah untuk menyadari pelanggaran-pelanggaran yang muncul saat lembu sedang beristirahat. Janganlah mengasihi seseorang lebih dibanding yang lainnya, namun berikanlah perawatan yang dibutuhkan setiap lembu untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Ini akan menjadi suatu musim untuk memasang kuk bersama-sama. Perkatakan kesatuan di dalam rumah anda saat lembu-lembu dipasangi kuk dari Kristus. Bersukacitalah, karena tahun ini akan menjadi jawaban bagi doa-doa yang anda naikkan selama tahun 2010. Saya menemukan keterangan yang indah ini pada Jewish Action Magazine online:
Akhirnya, huruf Ibrani bagi tahun 5771 – heh, tav, shin, ayin, aleph – dapat dipandang sebagai rashei tevot (suatu singkatan harafiah) di dalam doa kepada Allah: “Hashem, Tifros Shelomcha Aleinu , Amen – Tuhan, bentangkanlah damai sejahteramu atas kami,” dimana kita tambahkan dengan kata Amin yang bergema! Agar jadilah seturut dengan kehendakNya. Sumber: Phil Chernofsky is the educational director of the Seymour J. Abrams Orthodox Union Jerusalem World Center, and the editor of Torah Tidbits, its famed English-language weekly Tora. Tanpa sengaja, Strongs bagi angka 5771 adalah “avon”, yang berarti: asusila, bersalah, hukuman bagi asusila. Orang-orang benar akan menikmati pertumbuhan dan produktivitas yang besar, sementara orang-orang fasik akan menuai tuaian yang tidak menyenangkan. Bapa akan terus menyingkapkan kefasikan tersembunyi di dalam pemerintahan, bisnis, dll… Pembersihan ini akan membuka ladang-ladang bagi lembu-lembu orang-orang benar untuk membajak.
Sedangkan dalam hal profetik, artikel ini hanyalah gambaran atas apa yang tersedia bagi anda di tahun ini. Entah anda mempercayainya, memperkatakannya, dan mengalaminya, semuanya tergantung anda. Marilah kita bersama-sama bersepakat, di dalam iman.
'Bapa, kami mengharapkan penglihatan, kekuatan, kelimpahan dan hikmat yang besar untuk terjadi di hari-hari mendatang ini. Kiranya angin ilahiMu menyadarkan kami dan membawakan strategi-strategi surgawi kepada kami yang akan membawa hasil-hasil Kerajaan. Jauhkanlah timbangan daripada mata kami dan saat ini, ijinkanlah mata kami untuk melihat apa sebelumnya tidak dapat kami lihat, dari sudut pandang masa kini. Kami meyatakan kepada Kristus siapakah lembu (korban persembahan kami), dan aleph (pintu masuk kami) ke tempat-tempat surgawi. Dimuliakanlah Engkau dalam hidup kami bagi tahun ini dan selama-lamanya. Amin.'

Menurut Chuck Pierce:

"Learning the Bridle!
by Chuck Pierce on Thursday, September 9, 2010 at 11:18pm

As I shared on September 8, 2010, "We are entering a season of unbridled power." James 1:26 says, “If anyone thinks himself to be religious, and yet does not bridle his tongue but deceives his own heart, this man's religion is worthless." James 3:3 adds, "Now if we put the bits into the horses' mouths so that they may obey us, we direct their entire body as well."

I recently received the following from a good friend, John Moore, who has a ranch in the Dakota/Montana region. He shares, “I make no claims of being a master horseman, just a fair-to-middlin' badlands cowboy. But I know some real horsemen and a couple are on this email list. Yet, I do have a disagreement with those who are much more knowledgeable friends, and that is the matter of the bit.

For those of you who don't know, bits come in many forms, shapes, sizes and functions. Most trainers begin with an O-Ring Snaffle and progress slowly through a series of mouthpieces -- shanked snaffle, low-ported curb, grazing bit, and others -- until they find a bit the horse seems to adapt to best. Or they adapt a horse to the ultimate bit, a Spanish spade - of which there are several varieties. My horses havealways ‘told’ me that they hate bits, and yet, I have been required to use them as a training tool.

The Law is our early bit. It jerks our head around when we want to go our own way. In other words, the Law ‘plow-reins’ us. Gradually, we learn to respond to the Spirit and the Lord can ‘neck rein’ us. Instead of being forcibly pulled, we respond to a slight push. There are important spiritual lessons in this. Thehorse and horsemanship is an important message at this time.

Paul Keith Davis has been teaching all year on the spiritual messages found in the life of the great race horse, Secretariat. If you have not heard any of these messages I would invite you to go to whitedoveministries.org and buy the 2010 teachings from the School of the Spirit. Secretariat had an unusually large heart, yet this mountain of horseflesh, this veritable package of purpose and destiny, was controlled by an O-Ring snaffle.

Yet, I would say there is even a higher way. Recently -- and I am almost afraid to admit this to mycowboy friends -- I purchased a Bitless Bridle for my good young gelding, Simon. A Bitless Bridle is a new concept; it is not similar to a bosal or mechanical hackamore, and Simon, who has a very sensitive mouth, responds to it very well. As I said earlier, I am convinced horses hate bits, but the good ones learn to tolerate them. Bits, in many cases, are simply symbols of pride to the horseman and some cost a couple thousand dollars each.

Still, there is a higher way yet, and that is being ‘unbridled.’ (See Chuck Pierce quote above.) If we learn to allow the Spirit to control our mind and tongue then we change from being plow-reined to neck-reined. The more we respond to the slightest pressure of the Spirit the less necessary pressure becomes. When the ‘mouth’ is sanctified, the bit is no longer required and we move into a ‘bitless’ bridle because there is still need for control over our head (mind.) When our head (mind) is in synch with our Master then we are allowed to be ‘unbridled.’

Linda Guinn sent me this video link below, and surprisingly, two confirmations came. First, a magazine I occasionally write for has this horse woman on the cover this month and it sits on the desk here beside me. And second, Cathy Jones says she watched the Westfall performance below just recently. When two fine intercessors like Linda and Cathy are getting this ‘link’, then the Spirit is trying to say something!"

Sedangkan dari bu Iin Tjipto tahun Ayin Aleph ini pastinya berdasarkan Yesaya 41
yang kalo menurut saya maknanya adalah:
  1. Di tahun ini, kita harus hdp sesuai kebenaran karena ari situlah kkuatan kita tuk bertahan menghadapi smuanya
  2. Ketika Tuhan sudah memilih kita sejak dalam kanduangan bahkan sebelum dibentuk, maka Ia yang akan berperkara tuk menolong kita agar bisa bangkit dan menang dari sgala ktrikatan dan klmahan kita
  3. Tuhan akan membuat suatu perbedaan yang jelas antara org yang berkenan kepadanya dengan yang tidak berkenan
  4. Tuhan akan menunjukkan perbuatan tangan-Nya yang ajaib dan besar, sehingga seluruh orang bisa memuliakan Ia
  5. smua nubuat yang pernah trucap pastinya akan bersegera untuk terjadi
semoga bermanfaat dan mengalami kemerdekaan seutuhnya
Gbu

sumber:
http://www.armiko-diberkati.com/2010/09/tahun-5771-aleph-ayin.html
http://gbi-intercon.archipeddy.com/joy/ayin_aleph.html
http://www.facebook.com/profile.php?id=100001448293982&v=wall&story_fbid=161135857246350&po=1&ref=notif&notif_t=feed_comment#!/pages/Chuck-Pierce/100953092775?ref=ts

| bisnis online |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar