Zefanya 1:2-18
1:2 "Aku akan menyapu bersih segala-galanya dari atas muka bumi, demikianlah firman TUHAN.
1:3 Aku akan menyapu manusia dan hewan; Aku akan menyapu burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut. Aku akan merebahkan orang-orang fasik dan akan melenyapkan manusia dari atas muka bumi, demikianlah firman TUHAN.
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,
1:5 juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom,
1:6 serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya."
1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.
1:8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.
1:9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.
1:10 Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN, akan terdengar teriakan dari Pintu Gerbang Ikan dan ratapan dari perkampungan baru dan bunyi keruntuhan hebat dari bukit-bukit.
1:11 Merataplah, hai penduduk perkampungan Lumpang! Sebab telah habis segenap kaum pedagang, telah lenyap segenap penimbang perak.
1:12 Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai obor dan akan menghukum orang-orang yang telah mengental seperti anggur di atas endapannya dan yang berkata dalam hatinya: TUHAN tidak berbuat baik dan tidak berbuat jahat!
1:13 Maka harta kekayaannya akan dirampas dan rumah-rumahnya akan menjadi sunyi sepi. Apabila mereka mendirikan rumah, mereka tidak akan mendiaminya; apabila mereka membuat kebun anggur, mereka tidak akan minum anggurnya."
1:14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawan pun akan menangis.
1:15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam,
1:16 hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi.
1:17 Aku akan menyusahkan manusia, sehingga mereka berjalan seperti orang buta, sebab mereka telah berdosa kepada TUHAN. Darah mereka akan tercurah seperti debu dan usus mereka seperti tahi.
1:18 Mereka tidak dapat diselamatkan oleh perak atau emas mereka pada hari kegemasan TUHAN, dan seluruh bumi akan dimakan habis oleh api cemburu-Nya; sebab kebinasaan, malah kebinasaan dahsyat diadakan-Nya terhadap segenap penduduk bumi.
Berhubung ayatnya banyak jadi tidak saya bahas semua.he9. Yang akan saya bahas adalah ayat 4-9, ayat 12-18.
Mari sekali lagi peratikan baik-baik ayat 4-9!
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,1:5 juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom,1:6 serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya."1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.1:8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.1:9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.
Kalau dilihat pada awal ayat yang ke-4 rada aneh, yaitu bahwa Tuhan mengacungkan tangan atas Yehuda dan penduduk Yerusalem. Hal tersebut bermakna bahwa Tuhan menentang dan menantang Yehuda dan Yerusalem. Kira-kira kenapa yah? Pada hal bisa dibilang mereka adalah yang terpilih. Mari kita cari tahu.
Yehuda adalah anak Yakub dari Lea, istri yang kurang disayang suaminya. Meskipun Tuhan sudah membuka kandungannya, dan memberinya anak, ia masih berusaha keras untuk merebut hati suaminya, yang lebih mencintai Rahel. Ia lahir dalam pengucapan syukur. Bahkan telah mengalahkan musuh dengan puji-pujian, serta Sang Mesias pun dilahirkan ke dunia dari jalur keturunannya. Dari hal tersebut yang bisa diambil adalah, bahwa Yehuda dlm makna rohani bermakna orang yang terlihat mengucap syukur dan hidup sesuai Firman dengan wibawa dan otoritas, bahkan penuh dengan janji Allah yang luar biasa, tetapi sesungguhnya lebih mengarah kepada agamawi/tradisi/kemunafikan/manipulasi, bahkan penuh dengan pembrontakan juga pada keluarganya.
Sedangkan tentang Yerusalem adalah merupakan ibukota dari Israel, tempat pemerintahan Israel. Yerusalem diambil dari bahasa orang Kanaan, yang mana merupakan salah satu nama dewa orang kanaan. Tempat dimana Tuhan menyatakan Firman-Nya, dimana hubungan antara Tuhan dengan umat pilihan sempat berakhir, tempat dimana para nabi dibunuh, tempat dimana penolakan Mesias, dll. Jadi Yerusalem secara rohani dapat berarti bahwa diri orang percaya yang telah direbut dari kuasa gelap dan menjadi bagian dalam Kerajaan Allah yang penuh dengan aktivitas keagamaan, mujizat, dsb. Tapi pada kedalaman hatinya penuh dengan keangkuhan, pembrontakan, agamawi, tidak percaya akan kemuliaan Tuhan, meragukan Tuhan alias tidak percaya Tuhan, membenarkan diri dan menolak teguran dari yang lain, dsb.
Jadi pada ayat yang ke-4 menerangkan bahwa sesungguhnya Tuhan itu menentang dan menantang orang yang hidupnya seperti orang farisi dan para ahli taurat, yaitu orang yang hidup dalam keagamawian, tidak transparan, penuh dengan kekerasan hati dan pembrontakan. Yang paling parahnya lagi pada sindrom yehuda itu orangnya penuh dengan wibawa dan kuasa, tetapi ia hidup dalam jerat kemunafikan, yang berarti orang tersebut bisa saja orang yang terlihat lahir baru dan penuh dengan karunia tetapi memungkiri Tuhan dan sikap dalam kesehariannya tidak sesuai Firman tuhan, bahkan membenarkan diri dengan suatu ayat tetapi meniadakan ayat yang laen. Secara sederhana dapat dikatakan ini adalah roh nabi palsu. Lalu ada sindrom yerusalem yang harus kita perhatikan, sindrom yang terlihat mirip dengan sindrom yehuda, tetapi beda tipis, yaitu pada sindrom yerusalem ada roh antikris, yaitu di dalam diri seseorang yang membuat orang tersebut seakan mengalami Tuhan, penuh dengan anugrah, mempunyai panggilan yang besar, hidup dengan luar biasa dalam Tuhan, puas dengan apa yang ada, tetapi ketika ada orang yang vokal menegur dan menyatakan kesalahannya langsung disikat dibunuh baik langsung ataupun perlahan. Inilah sisi antikrisnya..... Ia terlihat percaya pada Yesus, tetapi Ia sebenarnya tidak mengakui Kristus dan tidak pernah bisa diajar tuk hidup dalam Firman Tuhan.
Ke-2 sindrom ini sadar atau tidak sedang menyebar seperti virus. Sadar atau tidak, saya mengakuinya bahwa saya secara tidak sadar telah terkena gejalanya, yaitu membrontak
Sebelum kita lihat pada sindrom yang laen, mari kita lihat lanjutan ayat ke-4 lagi. "...Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala," Hal ini berarti orang yangterkena sindrom Yehuda dan Yerusalem pastinya akan disertai dengan adanya berhala, bahkan secara ga sadar ada orang yang terlihat mengarahkan kita kepada kebenaran, tetapi malah mengarahkan kita kepada berhala. Berhala atau baal menerangkan mengenai ilah ataupun sesuatu hal atau suatu pribadi yang kita sukai atau cintai atau inginkan lebih dari pada Tuhan dalam hidup kita, bahkan Ia sampai kita lupakan dan kita fokus hanya kepada benda ataupun orang yang kita inginkan. Pastinya kata Tuhan akan dilenyapkan, artnya ditumpas habis sampai tidak bersisa lagi dan tidak berbekas.
Pada ayat yang ke-5 dikatakan bahwa “juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom.” Hal tersebut bermakna:
1. Tentara langit berbicara mengenai malaikat, hal ini berarti ketika seseorang sudah tidak berfokus pada Tuhan dan mulai mengagungkan malaikat. Malaikat di sini mengarah kepada:
a. Sepertiga malaikat yang jatuh pada waktu pembrontakan di surga
b. Malaikat yang jatuh dan menyamar jadi malaikat terang, contohnya seperti pelindung, dll yang ketika kita berdoa tidak mengarah langsung kepada Tuhan tetapi harus melalui ia, nah itu udah mulai menyembah.
2. Ketika kita lebih mengarah kepada makhluk ato pribadi laen selain Tuhan bahkan kita menjadi pengikutnya bukan pengikut Tuhan, dalam hal ini berhati-hati dengan pengkultusan seorang hamba Tuhan, contoh ada orang yang mengaku mencintai Tuhan, tetapi malah lebih liat si hamba Tuhan dan lebih sering dengerin dan ikut itu hamba Tuhan, bukan Tuhannya.
3. Milkom itu artinya raja, raja yang besar. Merupakan dewa yang disembah orang-orang bangsa Amon. Pastinya memiliki makna yang sama dengan molokh.Pastinya dulu raja Salomo pernah jatuh dalam menyembah dewa ini. Yang mengakibatkan kerajaannya terkoyak oleh anaknya sendiri.makna raja juga berarti sesuatu hal yang membuat kita mengarah kepada hal itu dari pada hal laen, sesuatu hal yang kita sukai, bahkan kita puja. Lebih lagi raja juga berbicara sesuatu hal yang mengontrol hidup kita. Bahkan dalam menjalani penyembahan yang secara tidak sadar atau langsung kepada Milkham ataupun Molokh, yaitu mengorbankan anak dalam api, yang dapat berarti bahwa kita mengorbankan sesuatu hal yang paling penting dalam hidup kita hanya untuk hal yang kita sebut dengan raja, entah itu hobi, atau kekaguman kita terhadap seseorang ataupun artis. Kalau secara nyata bisa diartikan mempersembahkan anak atau diri seseorang kepada dewa, seperti kwepang. Jadi pada ayat ini sangat terlihat bahwa banyak orang berkata cinta Tuhan, sudah lahir baru, bahkan membuat komitmen akan faithful sampai akhirnya, tetapi tidak terlaksana karma menyembah milkham. Mungkin kau berkata, saya tidak mnyembahnya, tetapi saya berkata apa saja yang kau utamakan dalam hidup mu itu berarti kau sedang menyembahnya, apapun yang kau utamakan dan melebihi Tuhan dalam hidupmu, bahkan bisa jadi pekerjaanmu, uang, pacar, atau apapun yang laennya.
Sadar tidak sadar, hari-hari ini mulai kita ditipu oleh setan dalam hal-hal yang sepele, terlihat berprioritas, bahkan seperti dari Tuhan, tetapi sebenarnya bukan dari Tuhan dan membuat kita secara tidak sadar menjauh dari Tuhan. Seperti yang dikatakan ayat ke-6, “ serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya.” Apa yang membuat kita lupa dan menjauh dari Tuhan?atau apakah kita masih meluangkan waktu untuk bertemu Tuhan dan berdialog dengan-Nya secara berkualitas? Atau adakah sosok orang atau sesuatu hal yang menggantikan posisi Tuhan sehingga kita tidak bertanya lagi pada-Nya?
Mungkin kita dapat berkata, saya tidak menjauh kok dari Tuhan, bahkan saya tetap mencari wajah-Nya, masih sate
Sadar atau tidak, ketika ada sosok raja laen dlam hidup kita, maka itu akan membuat kita jauh dari Tuhan, mungkin kita berkata, lah saya kan maih bisa mengatur waktu antara pacaran dengan ke gereja kok, atau ga anda berkata saya kan masi sate
Selain itu pada ayat selanjutnya pun Tuhan berkata “ay.7.Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.ay.8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.ay.9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.”
Pada ayat yang ke-7 tt\erlihatbahwa Tuhan menyuruh anak-anak-Nya untuk berdiam diri, tetapi kenapa harus berdiam diri?terlihat sambungannya, yaitu Sebab hari TUHAN sudah dekat. Mungkin ada yang berkata, loh aneh, hari Tuhan uda dekat, napa harus berdiam diri?Ngaco nie ayat….ha9. Saya akan mencoba menerangkan, menjelang akhir jaman, akan banyak pemalsuan rohani. Nabi asli-nabi palsu, panggilan ilahi-panggilan dunia, suara Tuhan-suara daging-suara setan, dll. Nah sudah mengerti belum kenapa harus berdiam diri? Dalam keseharian saya, ketika sya sudah keblinger biasanya sya mencoba berdiam diri, tidak ngomong, tidak mikirin sesuatu hal, tidak ngapa2in deh, Cuma duduk diem, menanti Tuhan. Yang terakhir saya lakukan adalah waktu saya lulus kuliah kemarin dan saya memenuhi nazar saya dan saya pergi berdoa puasa di ungaran-semarang selama 4 hari,3 malam. Di sana otak saya jadi benar-benar jernih, segar kembali, tidak memusingkan dengan berbagai hal, seperti kerjaan, dll. Tidak ada keragu-raguan sama sekali, saya jadi bisa membedakan mana yang dari Tuhan atau tidak. Ketika saya berdiam diri, pastinya aya imbangi juga dengan waktu tuk berbahasa Roh, membaca Firman, doa-puasa, dll.
Ketika Ia akan dating pastinya Ia menadakan perjamuan akhir, coba baca di wahyu, bahkan ketika Ia akan disalib, Ia juga mengadakannya. Perjamuan korban diadakan untuk kita mengingat kasih dan anugrah-Nya yang besar dan tidak pernah habis. Hal itu juga akan menuntun kita kepada penundukan diri dan ketaatan penuh dengan penuh kesetiaan sampai akhir hidup, tepatnya sampai balik kepadda Bapa di surga. Pada saat Ia berkorban ada mengalir Darah. Makna Darah itu banyak sekali, beberapa diantaranya adalah:
1. Pengudusan diri dari dosa.
2. Kesembuhan dari sakit penyakit
3. Dibebaskan dari kutuk dan berbagai ikatan
4. Diampuni dan dibenarkan
5. Disucikan dan dilayakan
6. Dilindungi
7. dll.
Tapi di sini yag akan saya tekankan adalah pada pengudusan dan disucikan. Kudus bermakna kita dipisahkan, dikhususkan, sikap hati. Tetapi suci berarti sikap atau tindakan fisik yang benar, tidak ada cela, murni, dan pastinya tidak melakukan dosa dan kesalahan. Jadi ketika kita berdiam diri, sudah pasti kita kembali ke masa pengudusan dan penyucian dalam kuasa Darah Yesus. Yang dilakukan dengan tindakan simbolis perjamuan korban (red.perjamuan kudus). Selain itu perjamuan korban juga bermakna penuh dengan kesetiaan memegang komitmen dan berusaha dengan anugrah untuk menyelesaikan tanggung jawab yang telah diambil, serta berusaha menggenapi keinginan Bapa. Jadi sesungguhnya dengan kita berdiam diri tuh, kita dikuatkan untuk kita bisa setia, berjuang dalam menjalankan tanggung jawab dan memenuhi panggilan Ilahi dalam hidup kita. Tapi pastinya berdiam dirilah dengan cara yang benar!
Yang paling saya takuti dan saya renungkan dengan benar-benar adalah pada ayat yang ke-8 dan 9, karena itu berbicara tentang penghukuman allah atas beberapa jenis orang. Mari kita lihat kembali ayatnya “ay.8 Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.ay.9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.”
Adapun tipenya:
1. Pemuka
2. anak-anak raja
3. orang yang memakai pakaian asing
4. orang yang melompati ambang pintu
5. orang yang memenuhi istana tuan dengan kekerasan dan penipuan
Ke-5 tipe ini akan saya coba untuk bahas secara detail sesuai dengan apa yang Tuhan bukakan kepada saya tentunya.
MAU TAHU KELANJUTANNYA APA? MARI NANTIKAN KELANJUTANNYA
TO BE CONTINUE Tulisan kali ini terinspirasi dari bukunya ibu Iin Tjipto tentang generasi Michael. Awalnya waktu baca itu buku cuma biasa saja, tetapi ketika menekukan beberapa ayat yang terassa sekali tajam dan bikin shock.he9. Topik bahasannya sih cuma tentang apa yang Tuhan mau, tetapi ketika saya cermati perikop ayatnya mengarah kepada akhir zaman, dimana masa Tuhan sedang menghakimi dunia.wuih sempat dag dig dug.ha9. Mari kita cermati lebih lagi. Kalau ada Alkitab silahkan buka kitab Zefanya pasal yang ke 1 ayat yang ke 2-18. Tai buat yang tidak ada mari liat di bawah ini.he9
Zefanya 1:2-18
1:2 "Aku akan menyapu bersih segala-galanya dari atas muka bumi, demikianlah firman TUHAN.
1:3 Aku akan menyapu manusia dan hewan; Aku akan menyapu burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut. Aku akan merebahkan orang-orang fasik dan akan melenyapkan manusia dari atas muka bumi, demikianlah firman TUHAN.
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,
1:5 juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom,
1:6 serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya."
1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.
1:8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.
1:9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.
1:10 Maka pada hari itu, demikianlah firman TUHAN, akan terdengar teriakan dari Pintu Gerbang Ikan dan ratapan dari perkampungan baru dan bunyi keruntuhan hebat dari bukit-bukit.
1:11 Merataplah, hai penduduk perkampungan Lumpang! Sebab telah habis segenap kaum pedagang, telah lenyap segenap penimbang perak.
1:12 Pada waktu itu Aku akan menggeledah Yerusalem dengan memakai obor dan akan menghukum orang-orang yang telah mengental seperti anggur di atas endapannya dan yang berkata dalam hatinya: TUHAN tidak berbuat baik dan tidak berbuat jahat!
1:13 Maka harta kekayaannya akan dirampas dan rumah-rumahnya akan menjadi sunyi sepi. Apabila mereka mendirikan rumah, mereka tidak akan mendiaminya; apabila mereka membuat kebun anggur, mereka tidak akan minum anggurnya."
1:14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawan pun akan menangis.
1:15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam,
1:16 hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi.
1:17 Aku akan menyusahkan manusia, sehingga mereka berjalan seperti orang buta, sebab mereka telah berdosa kepada TUHAN. Darah mereka akan tercurah seperti debu dan usus mereka seperti tahi.
1:18 Mereka tidak dapat diselamatkan oleh perak atau emas mereka pada hari kegemasan TUHAN, dan seluruh bumi akan dimakan habis oleh api cemburu-Nya; sebab kebinasaan, malah kebinasaan dahsyat diadakan-Nya terhadap segenap penduduk bumi.
Berhubung ayatnya banyak jadi tidak saya bahas semua.he9. Yang akan saya bahas adalah ayat 4-9, ayat 12-18.
Mari sekali lagi peratikan baik-baik ayat 4-9!
1:4 Aku akan mengacungkan tangan-Ku terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala,1:5 juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom,1:6 serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya."1:7 Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.1:8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.1:9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.
Kalau dilihat pada awal ayat yang ke-4 rada aneh, yaitu bahwa Tuhan mengacungkan tangan atas Yehuda dan penduduk Yerusalem. Hal tersebut bermakna bahwa Tuhan menentang dan menantang Yehuda dan Yerusalem. Kira-kira kenapa yah? Pada hal bisa dibilang mereka adalah yang terpilih. Mari kita cari tahu.
Yehuda adalah anak Yakub dari Lea, istri yang kurang disayang suaminya. Meskipun Tuhan sudah membuka kandungannya, dan memberinya anak, ia masih berusaha keras untuk merebut hati suaminya, yang lebih mencintai Rahel. Ia lahir dalam pengucapan syukur. Bahkan telah mengalahkan musuh dengan puji-pujian, serta Sang Mesias pun dilahirkan ke dunia dari jalur keturunannya. Dari hal tersebut yang bisa diambil adalah, bahwa Yehuda dlm makna rohani bermakna orang yang terlihat mengucap syukur dan hidup sesuai Firman dengan wibawa dan otoritas, bahkan penuh dengan janji Allah yang luar biasa, tetapi sesungguhnya lebih mengarah kepada agamawi/tradisi/kemunafikan/manipulasi, bahkan penuh dengan pembrontakan juga pada keluarganya.
Sedangkan tentang Yerusalem adalah merupakan ibukota dari Israel, tempat pemerintahan Israel. Yerusalem diambil dari bahasa orang Kanaan, yang mana merupakan salah satu nama dewa orang kanaan. Tempat dimana Tuhan menyatakan Firman-Nya, dimana hubungan antara Tuhan dengan umat pilihan sempat berakhir, tempat dimana para nabi dibunuh, tempat dimana penolakan Mesias, dll. Jadi Yerusalem secara rohani dapat berarti bahwa diri orang percaya yang telah direbut dari kuasa gelap dan menjadi bagian dalam Kerajaan Allah yang penuh dengan aktivitas keagamaan, mujizat, dsb. Tapi pada kedalaman hatinya penuh dengan keangkuhan, pembrontakan, agamawi, tidak percaya akan kemuliaan Tuhan, meragukan Tuhan alias tidak percaya Tuhan, membenarkan diri dan menolak teguran dari yang lain, dsb.
Jadi pada ayat yang ke-4 menerangkan bahwa sesungguhnya Tuhan itu menentang dan menantang orang yang hidupnya seperti orang farisi dan para ahli taurat, yaitu orang yang hidup dalam keagamawian, tidak transparan, penuh dengan kekerasan hati dan pembrontakan. Yang paling parahnya lagi pada sindrom yehuda itu orangnya penuh dengan wibawa dan kuasa, tetapi ia hidup dalam jerat kemunafikan, yang berarti orang tersebut bisa saja orang yang terlihat lahir baru dan penuh dengan karunia tetapi memungkiri Tuhan dan sikap dalam kesehariannya tidak sesuai Firman tuhan, bahkan membenarkan diri dengan suatu ayat tetapi meniadakan ayat yang laen. Secara sederhana dapat dikatakan ini adalah roh nabi palsu. Lalu ada sindrom yerusalem yang harus kita perhatikan, sindrom yang terlihat mirip dengan sindrom yehuda, tetapi beda tipis, yaitu pada sindrom yerusalem ada roh antikris, yaitu di dalam diri seseorang yang membuat orang tersebut seakan mengalami Tuhan, penuh dengan anugrah, mempunyai panggilan yang besar, hidup dengan luar biasa dalam Tuhan, puas dengan apa yang ada, tetapi ketika ada orang yang vokal menegur dan menyatakan kesalahannya langsung disikat dibunuh baik langsung ataupun perlahan. Inilah sisi antikrisnya..... Ia terlihat percaya pada Yesus, tetapi Ia sebenarnya tidak mengakui Kristus dan tidak pernah bisa diajar tuk hidup dalam Firman Tuhan.
Ke-2 sindrom ini sadar atau tidak sedang menyebar seperti virus. Sadar atau tidak, saya mengakuinya bahwa saya secara tidak sadar telah terkena gejalanya, yaitu membrontak
Sebelum kita lihat pada sindrom yang laen, mari kita lihat lanjutan ayat ke-4 lagi. "...Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala," Hal ini berarti orang yangterkena sindrom Yehuda dan Yerusalem pastinya akan disertai dengan adanya berhala, bahkan secara ga sadar ada orang yang terlihat mengarahkan kita kepada kebenaran, tetapi malah mengarahkan kita kepada berhala. Berhala atau baal menerangkan mengenai ilah ataupun sesuatu hal atau suatu pribadi yang kita sukai atau cintai atau inginkan lebih dari pada Tuhan dalam hidup kita, bahkan Ia sampai kita lupakan dan kita fokus hanya kepada benda ataupun orang yang kita inginkan. Pastinya kata Tuhan akan dilenyapkan, artnya ditumpas habis sampai tidak bersisa lagi dan tidak berbekas.
Pada ayat yang ke-5 dikatakan bahwa “juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom.” Hal tersebut bermakna:
1. Tentara langit berbicara mengenai malaikat, hal ini berarti ketika seseorang sudah tidak berfokus pada Tuhan dan mulai mengagungkan malaikat. Malaikat di sini mengarah kepada:
a. Sepertiga malaikat yang jatuh pada waktu pembrontakan di surga
b. Malaikat yang jatuh dan menyamar jadi malaikat terang, contohnya seperti pelindung, dll yang ketika kita berdoa tidak mengarah langsung kepada Tuhan tetapi harus melalui ia, nah itu udah mulai menyembah.
2. Ketika kita lebih mengarah kepada makhluk ato pribadi laen selain Tuhan bahkan kita menjadi pengikutnya bukan pengikut Tuhan, dalam hal ini berhati-hati dengan pengkultusan seorang hamba Tuhan, contoh ada orang yang mengaku mencintai Tuhan, tetapi malah lebih liat si hamba Tuhan dan lebih sering dengerin dan ikut itu hamba Tuhan, bukan Tuhannya.
3. Milkom itu artinya raja, raja yang besar. Merupakan dewa yang disembah orang-orang bangsa Amon. Pastinya memiliki makna yang sama dengan molokh.Pastinya dulu raja Salomo pernah jatuh dalam menyembah dewa ini. Yang mengakibatkan kerajaannya terkoyak oleh anaknya sendiri.makna raja juga berarti sesuatu hal yang membuat kita mengarah kepada hal itu dari pada hal laen, sesuatu hal yang kita sukai, bahkan kita puja. Lebih lagi raja juga berbicara sesuatu hal yang mengontrol hidup kita. Bahkan dalam menjalani penyembahan yang secara tidak sadar atau langsung kepada Milkham ataupun Molokh, yaitu mengorbankan anak dalam api, yang dapat berarti bahwa kita mengorbankan sesuatu hal yang paling penting dalam hidup kita hanya untuk hal yang kita sebut dengan raja, entah itu hobi, atau kekaguman kita terhadap seseorang ataupun artis. Kalau secara nyata bisa diartikan mempersembahkan anak atau diri seseorang kepada dewa, seperti kwepang. Jadi pada ayat ini sangat terlihat bahwa banyak orang berkata cinta Tuhan, sudah lahir baru, bahkan membuat komitmen akan faithful sampai akhirnya, tetapi tidak terlaksana karma menyembah milkham. Mungkin kau berkata, saya tidak mnyembahnya, tetapi saya berkata apa saja yang kau utamakan dalam hidup mu itu berarti kau sedang menyembahnya, apapun yang kau utamakan dan melebihi Tuhan dalam hidupmu, bahkan bisa jadi pekerjaanmu, uang, pacar, atau apapun yang laennya.
Sadar tidak sadar, hari-hari ini mulai kita ditipu oleh setan dalam hal-hal yang sepele, terlihat berprioritas, bahkan seperti dari Tuhan, tetapi sebenarnya bukan dari Tuhan dan membuat kita secara tidak sadar menjauh dari Tuhan. Seperti yang dikatakan ayat ke-6, “ serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjuk-Nya.” Apa yang membuat kita lupa dan menjauh dari Tuhan?atau apakah kita masih meluangkan waktu untuk bertemu Tuhan dan berdialog dengan-Nya secara berkualitas? Atau adakah sosok orang atau sesuatu hal yang menggantikan posisi Tuhan sehingga kita tidak bertanya lagi pada-Nya?
Mungkin kita dapat berkata, saya tidak menjauh kok dari Tuhan, bahkan saya tetap mencari wajah-Nya, masih sate
Sadar atau tidak, ketika ada sosok raja laen dlam hidup kita, maka itu akan membuat kita jauh dari Tuhan, mungkin kita berkata, lah saya kan maih bisa mengatur waktu antara pacaran dengan ke gereja kok, atau ga anda berkata saya kan masi sate
Selain itu pada ayat selanjutnya pun Tuhan berkata “ay.7.Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.ay.8 "Pada hari perjamuan korban TUHAN itu Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.ay.9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.”
Pada ayat yang ke-7 tt\erlihatbahwa Tuhan menyuruh anak-anak-Nya untuk berdiam diri, tetapi kenapa harus berdiam diri?terlihat sambungannya, yaitu Sebab hari TUHAN sudah dekat. Mungkin ada yang berkata, loh aneh, hari Tuhan uda dekat, napa harus berdiam diri?Ngaco nie ayat….ha9. Saya akan mencoba menerangkan, menjelang akhir jaman, akan banyak pemalsuan rohani. Nabi asli-nabi palsu, panggilan ilahi-panggilan dunia, suara Tuhan-suara daging-suara setan, dll. Nah sudah mengerti belum kenapa harus berdiam diri? Dalam keseharian saya, ketika sya sudah keblinger biasanya sya mencoba berdiam diri, tidak ngomong, tidak mikirin sesuatu hal, tidak ngapa2in deh, Cuma duduk diem, menanti Tuhan. Yang terakhir saya lakukan adalah waktu saya lulus kuliah kemarin dan saya memenuhi nazar saya dan saya pergi berdoa puasa di ungaran-semarang selama 4 hari,3 malam. Di sana otak saya jadi benar-benar jernih, segar kembali, tidak memusingkan dengan berbagai hal, seperti kerjaan, dll. Tidak ada keragu-raguan sama sekali, saya jadi bisa membedakan mana yang dari Tuhan atau tidak. Ketika saya berdiam diri, pastinya aya imbangi juga dengan waktu tuk berbahasa Roh, membaca Firman, doa-puasa, dll.
Ketika Ia akan dating pastinya Ia menadakan perjamuan akhir, coba baca di wahyu, bahkan ketika Ia akan disalib, Ia juga mengadakannya. Perjamuan korban diadakan untuk kita mengingat kasih dan anugrah-Nya yang besar dan tidak pernah habis. Hal itu juga akan menuntun kita kepada penundukan diri dan ketaatan penuh dengan penuh kesetiaan sampai akhir hidup, tepatnya sampai balik kepadda Bapa di surga. Pada saat Ia berkorban ada mengalir Darah. Makna Darah itu banyak sekali, beberapa diantaranya adalah:
1. Pengudusan diri dari dosa.
2. Kesembuhan dari sakit penyakit
3. Dibebaskan dari kutuk dan berbagai ikatan
4. Diampuni dan dibenarkan
5. Disucikan dan dilayakan
6. Dilindungi
7. dll.
Tapi di sini yag akan saya tekankan adalah pada pengudusan dan disucikan. Kudus bermakna kita dipisahkan, dikhususkan, sikap hati. Tetapi suci berarti sikap atau tindakan fisik yang benar, tidak ada cela, murni, dan pastinya tidak melakukan dosa dan kesalahan. Jadi ketika kita berdiam diri, sudah pasti kita kembali ke masa pengudusan dan penyucian dalam kuasa Darah Yesus. Yang dilakukan dengan tindakan simbolis perjamuan korban (red.perjamuan kudus). Selain itu perjamuan korban juga bermakna penuh dengan kesetiaan memegang komitmen dan berusaha dengan anugrah untuk menyelesaikan tanggung jawab yang telah diambil, serta berusaha menggenapi keinginan Bapa. Jadi sesungguhnya dengan kita berdiam diri tuh, kita dikuatkan untuk kita bisa setia, berjuang dalam menjalankan tanggung jawab dan memenuhi panggilan Ilahi dalam hidup kita. Tapi pastinya berdiam dirilah dengan cara yang benar!
Yang paling saya takuti dan saya renungkan dengan benar-benar adalah pada ayat yang ke-8 dan 9, karena itu berbicara tentang penghukuman allah atas beberapa jenis orang. Mari kita lihat kembali ayatnya “ay.8 Aku akan menghukum para pemuka, para anak-anak raja dan semua orang yang memakai pakaian asing.ay.9 Aku akan menghukum pada hari itu semua orang yang melompati ambang pintu dan memenuhi istana tuan mereka dengan kekerasan dan penipuan.”
Adapun tipenya:
1. Pemuka
2. anak-anak raja
3. orang yang memakai pakaian asing
4. orang yang melompati ambang pintu
5. orang yang memenuhi istana tuan dengan kekerasan dan penipuan
Ke-5 tipe ini akan saya coba untuk bahas secara detail sesuai dengan apa yang Tuhan bukakan kepada saya tentunya.
MAU TAHU KELANJUTANNYA APA? MARI NANTIKAN KELANJUTANNYA
TO BE CONTINUE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar